Beranda Politik Bupati Seperti Tidak Punya Hati Nurani, FKMB Minta Dibuka Tim Appraisal Kenaikan...

Bupati Seperti Tidak Punya Hati Nurani, FKMB Minta Dibuka Tim Appraisal Kenaikan Tunjangan DPRD Bojonegoro

Bojonrgoro, Suryanews.co.id- Ketua FKMB Edy Susilo minta kepada Pemkab. Bojonegoro atau Bupati Anna Muawana untuk membuka hasil appraisal yang dilakukan. ” siapa pelaksanaan appraisal itu, ” katanya. Hal ini untuk menyikapi

kenaikan tunjangan DPRD Bojonegoro. Sepertinya Bupati Anna Muawanah tidak mempunyai hati nurani.

Menurut Edy, pihaknya merasa ada yang janggal dalam keputusan kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi dewan di tengah pandemi covid19. ” Meskipun tidak ada yang mengatur besaran angka tunjangan itu, namun dalam penganggarannya mesti mempertimbangkan nilai kepantasan dan.kewajaran..!” jelas Edy.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, pihaknya meragukan tim appraisal yang memberikan rekomendasi angka tersebut. ” ini tim appraisal benar-benar ada, atau sekedar abal-abal, asal nyebut angka karena adanya pesanan,” ujarnya seolah bertanya.

Untuk itu, tambah Edy, pihaknya maupun masyarakat Bojonegoro secara umum minta siapa atau lembaga mana yang melakukan penilaian sehingga ketemu angka fantastis kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi.
“Selama beberapa tahun belakangan tidak ada kenaikan harga BBM, bahkan mestinya turun kok bisa appraisal merekomendasikan kenaikan itu pertimbangan apa?” ujar Edy.

 “PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA”
NOMOR 18 TAHUN 2017
TENTANG
HAK KEUANGAN DAN ADMINISTRATIF PIMPINAN DAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
Pasal 17

(1)Besaran tunjangan perumahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 harus memperhatikan asas kepatutan, kewajaran, rasionalitas, standar harga setempat yang berlaku, dan standar luas bangunan dan lahan rumah negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sudah jelas disebutkan, dalam hal ini dengan diterbitkannya Perbup Anna Muawanah melukai hati rakyat Bojonegoro.

Tunjangan perumahan dan transportasi pimpinan dan anggota DPRD Bojonegoro akan mengalami kenaikan sekitar 25 persen atas Peraturan Bupati yang keluar akhir bulan Mei ini. Ketua terima sekira Rp. 20 jutaan, wakil Rp. 15 jutaan, dan.anggota 10 jutaan. “Sewa rumah di Bojonegoro tidak akan pernah ditemukan angka sebesar itu, sangat tidak wajar dan tidak pantas. Maka ini harus dibuka tim.appraisal itu,” tegas Edy. (Tim Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Wali Kota Batam Kukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Lembata

BATAM, Surya News - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengukuhkan pengurus Kerukunan Keluarga Lembata (Kekal) Batam periode 2020-2024 di Hotel Aston, Minggu (7/3/2021). Dalam...

Breaking News : LSM BPKPPD Kepri Bersama Bright PLN Batam Sepakat Mengajukan Legal Opinion Kepada Kajati Kepri

  BATAM, Surya News - Berdasarkan kesepakatan antara LSM BPKPPD Kepri dan pihak Bright PLN Batam agar membawa masalah TV kabel ke Ranah Hukum. Selanjutnya mengajukan...

Usai Divaksin Covid-19, Rudi: Semoga Ekonomi Batam Pulih

  BATAM, Surya News - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021). Usai divaksin, Rudi langsung menuju Kantor Wali...

BMKG Sambut Positif Sinergitas dengan SRPB JATIM

  SIDOARJO, Surya News - Pengurus Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Stasiun...

Nasabah Asuransi Bumiputera Sulit Dapatkan Haknya, Ditreskrimum POLDA Kepri Akan Lakukan Penyelidikan

BATAM, Surya News - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri akan menindak lanjuti permasalahan yang dialami oleh nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Adapun masalah...