Beranda Hukum Di Babat Lamongan Gelar Sidang di Tempat Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Di Babat Lamongan Gelar Sidang di Tempat Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Lamongan, SURYANEWS.CO.ID   – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar sidang di tempat atau di lokasi pelaksanaan razia bagi pelanggar protokol kesehatan COVID-19 dengan tujuan menyadarkan masyarakat agar patuh menggunakan masker. Untuk pelaksanaan kali ini di sekitar pendopo kelurahan Babat Kabupaten Lamongan.  (16/9/2020)

Pelanggar yang terjaring langsung dilakukan sidang secara formal dengan menghadirkan hakim ketua serta panitera pengganti dari Pengadilan Negeri Lamongan. Seperti yang diungkapkan Kapolsek Babat AKP Ria Anggraini SH. S.Ik, MH (Rabo, 16/9/2020)

“Mulai hari ini penegakan disiplin protokol kesehatan kami lakukan. Sidang ini merupakan pendidikan untuk masyarakat Lamongan, bagi yang tidak memakai masker sanksinya sudah menanti,” kata Ria dalam keterangannya.

Lebih lanjut Hakim Pengadilan Negeri Lamongan  Edy Seroyox SH MH  mengatakan sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur No 2 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Pelindungan Masyarakat.

Selain itu, sesuai peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 53 tahun 2020 pasal 9 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Bagi perseorangan yang melanggar dikenai denda administratif sebesar Rp250 ribu, sedangkan untuk badan usaha dikenai denda mulai dari Rp500 ribu hingga Rp25 juta. Tetapi untuk kali ini dikenakan denda Rp 50.000 atau kurungan badan 3 hari.  Jelasnya.

Sementara itu, dalam apel pasukan sebelum pelaksanaan Kasat Sabhara Polsek Babat AKP Fadhelan berharap dalam  melakukan razia  bisa menyadarkan warga yang belum patuh protokol kesehatan dengan cara humanis kepada anggotanya.

Hal yang sama juga pernah diungkapkan Kapolres Lamongan kemaren saat dalam kegiatan yang sama di Lamongan.  Kapolres Lamongan AKBP Harun mengatakan penertiban disiplin protokol kesehatan tidak hanya dilakukan di area perkotaan, namun juga menyasar wilayah kecamatan hingga tingkat desa.

“Kami pantau secara ketat, kecamatan-kecamatan mana yang minim kesadaran masyarakatnya dan tidak memakai masker. Razia ini kami lakukan, bahkan ke daerah yang jauh dari kota. Jika tidak ada ketegasan seperti ini dikira COVID-19 kan tidak ada,” katanya. (Fattah/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Usai Divaksin Covid-19, Rudi: Semoga Ekonomi Batam Pulih

  BATAM, Surya News - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021). Usai divaksin, Rudi langsung menuju Kantor Wali...

BMKG Sambut Positif Sinergitas dengan SRPB JATIM

  SIDOARJO, Surya News - Pengurus Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Stasiun...

Nasabah Asuransi Bumiputera Sulit Dapatkan Haknya, Ditreskrimum POLDA Kepri Akan Lakukan Penyelidikan

BATAM, Surya News - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri akan menindak lanjuti permasalahan yang dialami oleh nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Adapun masalah...

Mengaji Kebencanaan Bersama Pembina Santana

  LAMONGAN, Surya News - Arisan Ilmu Nol Rupiah yang dihelat Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim kali ini bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber...

Wagub Jatim Tinjau Mosipena di Kantor BPBD Jatim

  SIDOARJO, Surya News - Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) rupanya menarik perhatian Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Sehari setelah Mosipena dioperasikan oleh relawan...