Edy Susilo : Anggaran Pendidikan Bojonegoro Harus Diawasi Ketat !

0
103
FKMB saat aksi depan kejaksaan Agung Jakarta

 

SuryaNewsBojonegoro-Ketua Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro FKMB) Edy Susilo SSos menegaskan agar semua pihak mengawasi dan mengontrol anggaran pendidikan Kabupeten Bojonegoro TA 2024. Sesuai Sisdiknas anggaran pendidikan minimal 20 persen dari total APBD, jika APBD Bojonegoro TA 2024 mencapai Rp 7, 7 Triliun, maka anggaran pendidikan minimal sebesar Rp. 1,54 triliun.

“Anggaran Bojonegoro itu bahkan lebih besar dibanding APBD satu kabupaten di luar Jawa dengan penduduk 300-400 ribuan.” kata Edy Susilo SSos kepada wartawan (14/9).

Menurut Edy, Jumlah Sekolah Dasar di Bojonegoro ada 711 tempat – 692 Negeri dan 19 Swasta; SMP ada 109 – 55 Negeri dan 54 swasta; SMA ada 49 unit – 20 Negeri dan 29 swasta; dan SMK ada 61 unit – 19 negeri dan 42 swasta. “Total sekolah dari SD sampai SMA ada 930 unit,” ujarnya.

Melihat pontensi anggaran pendidikan Bojonegoro TA 2024 yang mencapai Rp. 1,54 triliun, maka semua kebutuhan sekolah baik operasional, tekhnis dan infrastruktur dapat dibiayai secara keseluruhan. “Maka tidak ada alasan Pendidikan Bojonegoro tidak maju dan berkualitas,” tegasnya.

Untuk itu, Edy menyarankan agar DPRD Bojonegoro membahas RAPBD Bojonegoro TA 2024, khususnya pos anggaran pendidikan, perlu diperhatikan secara rinci dan dikalkulasi secara detail. “Itu baru dihitung 20 persen loh, padahal bisa lebih.” jelas Edy.

Jika porsi anggaran Bojonegoro TA 2024 itu masih bertumpu pada pembangunan infrastruktur justru menjadi pertanyaan. Sebab dari sejak Bojonegoro dipimpin Anna Mu’awanah tahun 2018 hingga 2023 prioritasnya hanya infrastruktur.

“Ada banyak sisi lain yang harus diperhatikan dan dibangun secara serius, yakni pendidikan, kesehatan, pertanian dan olah raga, ” tambah Edy. ***