Beranda Hukum Hendardi: Saya Akan Minta Kapolri Atensi Khusus Kasus Tanjung Uma Batam Yang...

Hendardi: Saya Akan Minta Kapolri Atensi Khusus Kasus Tanjung Uma Batam Yang Tewaskan Seorang Warga

 

Jakarta-Suryanews.co.id-,Pengacara Senior Hendardi yang juga penasihat Kapolri yang terpilih termasuk  Nur Kholis, dan Ifdhal Kasim. Penunjukan itu tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor: Kep/117/I/2020 tentang Pengukuhan, Pemberhentian dari, dan Pengangkatan Salam Jabatan Penasihat Ahli Kapolri.

Terkait Surat dari Kantor Hukum Hambali and Partners dengan Nomor : 007/LO-AHH/I/2020 tertangal 22 Januari 2020, yang ditujukan kepada Bapak Kapolri ,Permohonan Perlindungan Hukum dan Atensi terkait tentang adanya dugaan Peristiwa Tindak Pidana Pembunuhan yang mengakibatkan 1 (satu) orang korban jiwa atas nama Sarinah, Warga RT 04/RW 04 Tanjung Uma Batam pada hari Minggu tanggal 29/12/2019, yang diakibatkan unsur kesengajaan dengan adanya timbunan tanah setinggi 6-12 meter di Lahan PT. Usaha Jaya Karya Makmur;   “Saya teruskan dan minta atensi ke Mabes Polri ya. Saya sementara ini sedang di luar Mas. Terima kasih, ungkapnya Hendardi Via Whatsapp .

Respon positif dari Hendardi memberi semangat baru. Bahwa kasus ini harus ditangani secara tuntas terkait dugaan Peristiwa Tindak Pidana Pembunuhan yang mengakibatkan 1 (satu) orang korban jiwa atas nama Sarinah, Warga RT 04/RW 04 Tanjung Uma Batam pada hari Minggu tanggal 29/12/2019 harus diusut tuntas. Dan jangan ada pengalihan ke permasalahan lain, seperti Legalitas Lahan, Relokasi Warga, Ganti rugi;

CAUSED OF DEATH (Pasal 340 KUHP) harus ditindaklanjuti dengan adanya matinya orang diduga diakibatkan adanya unsur kesengajaan disebabkan adanya timbunan tanah setinggi 6-12 meter di Lahan PT. Usaha Jaya Karya Makmur yang sudah berlangsung lama dan tanpa pemberitahuan ke warga. Dan resiko adanya timbunan tanah setinggi 6-12 meter, berpotensi terjadi pergerakan tanah/longsor sangat besar;

Dugaan terjadi Culva/kelalaian pihak penguasa dan pengusaha, berkolaborasi / persekongkolan untuk mengusir warga dari daerah sekitar gundukan tanah tersebut Ujarnya Hambali, SH & Partners
Sebagai Kuasa Hukum
Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan Pembangunan Daerah (BPK PPD Kepri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Wali Kota Batam Kukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Lembata

BATAM, Surya News - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengukuhkan pengurus Kerukunan Keluarga Lembata (Kekal) Batam periode 2020-2024 di Hotel Aston, Minggu (7/3/2021). Dalam...

Breaking News : LSM BPKPPD Kepri Bersama Bright PLN Batam Sepakat Mengajukan Legal Opinion Kepada Kajati Kepri

  BATAM, Surya News - Berdasarkan kesepakatan antara LSM BPKPPD Kepri dan pihak Bright PLN Batam agar membawa masalah TV kabel ke Ranah Hukum. Selanjutnya mengajukan...

Usai Divaksin Covid-19, Rudi: Semoga Ekonomi Batam Pulih

  BATAM, Surya News - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021). Usai divaksin, Rudi langsung menuju Kantor Wali...

BMKG Sambut Positif Sinergitas dengan SRPB JATIM

  SIDOARJO, Surya News - Pengurus Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Stasiun...

Nasabah Asuransi Bumiputera Sulit Dapatkan Haknya, Ditreskrimum POLDA Kepri Akan Lakukan Penyelidikan

BATAM, Surya News - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri akan menindak lanjuti permasalahan yang dialami oleh nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Adapun masalah...