Beranda Berita daerah Hukuman Penurunan Pangkat Buat Kepala Dinas Pendidikan, Ada Apa Ya

Hukuman Penurunan Pangkat Buat Kepala Dinas Pendidikan, Ada Apa Ya

BOJONEGORO, Surya News – Bupati Bojonegoro Anna Muawannah memberikan Hukuman penurunan pangkat kepada Dandi Suprayitno (Kadin Dinas pendidikan), hal itu sesuai surat yang yang ditanda tangani Bupati Bojonegoro.

Dengan kasus yang diindikasikan korupsi anggaran Proprov Bojonegoro tahun 2019 lalu, Dandi Suprayitno yang sudah di pangil oleh Kajari (Kejaksaan) Bojonegoro, dengan penyelidikan kasus korupsi tersebut akhirnya jaksa hanya menyatakan pelanggaran adminitrasi.

Hal tersebut sesuai dengan Dikutip dari SK Bupati Bojonegoro Nomor : 882.3/16/412.301/2021 tentang hukuman disiplin penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 ( Tiga ) tahun, terhadap Dandy Suprayitno, berdsarkan surat Kejaksaan negeri Bojonegoro Nomor : R-18/M.5.16/Pg.1/12/2020 tanggal 8 Desember 2020, tentang penyelidikan dugaan tindak pudana korupsi di Dinas Pemuda dan Olah raga Kabupaten Bojonegoro tahun 2019.

Dandi yang dulunya menjabat sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) Bojonegoro itu akhirnya di serahkan ke Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Bojonegoro, awal Bulan Desember 2020.

Dari surat Keputusan tertulis Bupati Bojonegoro tentang Hukuman Disiplin untuk Dandi Penurunan Pangkat Setingkat Lebih Rendah Selama 3 (tiga) Tahun.

“Dikarenakan Dandi telah melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan Pasal 4 angka 1 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010. Di awal bulan February tahun 2021 Dandi di nyatakan diturunkan dari pangkat Pembina Tingkat I golongan ruang (IV/b) menjadi pangkat Pembina golongan ruang (IV/a).

Dasar terbitnya keputusan Bupati Anna yang diterakan dalam surat Nomor: 882.3/16/412.301/2021, lantaran Dandi disimpulkan telah melakukan perbuatan penyalahgunaan wewenang.

Serta sebagai akibat turunnya pangkat tersebut, gaji pokok Dandi disusutkan dari Rp 4.463.000 menjadi Rp 4.281.800, terhitung mulai tanggal 1 Februari 2021.

Saat ini Dandi menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, dan di dalam jabatannya saat ini Dandi mulai tersandung kasus terkaid dengan proyek dinas pendidikan yaitu Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD setempat.

Kepala Inspektorat Bojonegoro, Teguh Prihandono, yang ditemui awak media di kantornya, Rabu, (17/2/2021) mengatakan, bahwa Dandy tidak dicopot dari kepala Dinas Pendidikan, hal itu merupakan keputusan tim disiplin yang dibentuk pemkab Bojonegoro, yang beranggotakan dari bagian hukum, BKPP dan Inspektorat Bojonegoro.

“Dalam rapat Tim, juga dilakukan diskusi terkait pencopotan Dandy dari jabatanya sebagai kepala Dinas Pendidikan, namun ada yang menyampaikan belum perlu mencopot jabatan Dandy Suprayitno dari kepala Disdik Bojonegoro,” Terang Teguh Prihandono.
Sumber : Suarabojonegoro
(Ed/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

BMKG Sambut Positif Sinergitas dengan SRPB JATIM

  SIDOARJO, Surya News - Pengurus Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Stasiun...

Nasabah Asuransi Bumiputera Sulit Dapatkan Haknya, Ditreskrimum POLDA Kepri Akan Lakukan Penyelidikan

BATAM, Surya News - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri akan menindak lanjuti permasalahan yang dialami oleh nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Adapun masalah...

Mengaji Kebencanaan Bersama Pembina Santana

  LAMONGAN, Surya News - Arisan Ilmu Nol Rupiah yang dihelat Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim kali ini bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber...

Wagub Jatim Tinjau Mosipena di Kantor BPBD Jatim

  SIDOARJO, Surya News - Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) rupanya menarik perhatian Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Sehari setelah Mosipena dioperasikan oleh relawan...

Polisi Bersenjata Kawal Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan

BINTAN, Surya News - Penggeledahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tak hanya menyasar Kantor Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Wilayah Bintan. Mereka juga menggeledah ruang...