Beranda Politik Kemendes Akan Beri Sanksi Desa Terdampak yang Tidak Salurkan BLT

Kemendes Akan Beri Sanksi Desa Terdampak yang Tidak Salurkan BLT

Jakarta, Suryanews.co.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengatakan akan memberikan sanksi berupa penangguhan hingga pengurangan Dana Desa bagi desa terdampak pandemi Covid-19 yang tidak menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk penanganan wabah tersebut.

“Mereka yang tidak menggunakan Dana Desa untuk BLT Dana Desa dalam konteks dampak, itu akan kena penundaan, bahkan pengurangan Dana Desa pada masa yang akan datang,” kata Abdul Halim Iskandar Mendes PDTT dalam konferensi pers di Kantor Kemendes PDTT di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan penangguhan hingga pengurangan itu akan dilakukan demi memberikan kesadaran kepada kepala daerah bahwa penanganan dampak Covid-19 benar-benar perlu dilakukan guna menuntaskan masalah kesehatan hingga ekonomi yang muncul akibat wabah Covid-19, yang telah melumpuhkan perekonomian tidak hanya di Indonesia, tetapi juga hampir di seluruh dunia.

Selain itu, penyaluran BLT Dana Desa, kata Mendes, juga terkait dengan isu kemanusiaan, demi meringankan beban warga desa yang benar-benar terkena dampak wabah mematikan itu.

“Kenapa? Karena ini masalah kemanusiaan,” katanya.

Meskipun demikian, ia mengatakan bahwa penangguhan hingga pengurangan tidak akan dilakukan terhadap desa yang telah menganggarkan BLT Dana Desa dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) mereka, tetapi sesuai dengan situasi di lapangan mereka kemudian tidak menggunakan program bantuan itu karena memang tidak ada warga desanya yang terkena dampak Covid-19.

“Kalau seperti itu bukan sanksi, tetapi justru apresiasi karena desanya sangat bagus. Meskipun kasus seperti itu kecil sekali, tetapi memang ada,” kata Mendes yang juga akrab disapa Gus Menteri itu.

Jadi, kata dia, penggunaan Dana Desa untuk BLT Dana Desa merupakan sebuah keniscayaan di tengah kondisi darurat berupa bencana non-alam.

“Itu sudah dipayungi oleh Undang-Undang,” demikian kata Gus Menteri (*)

Sumber : Kantor Berita Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Polisi Bersenjata Kawal Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan

BINTAN, Surya News - Penggeledahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tak hanya menyasar Kantor Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Wilayah Bintan. Mereka juga menggeledah ruang...

Edy Susilo : BPKPPD Kepri Minta PLN Batam Dan Aparat Tegas Memutus TV Kabel Di Tiang Listrik Milik Negara

Batam |Suryanews- Puluhan Lrmbaga Swadaya Masyarakat surati Kepolresta Barelang, Bright PLN, Kejakdaan dan Kominfo terkait pemamfaatan tiang listrik PLN Batam oleh pengusaha TV Kabel...

Bersama Wujudkan Kepri Yang Lebih Maju

  BATAM, Surya News - Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghadiri silaturahmi dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi di...

Di Bawah Pimpinan Rudi-Amsakar, Batam Ukir Prestasi Lagi

  BATAM, Surya News - Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali ukir prestasi. Kali ini, di bawah pimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad...

Banyaknya Lubang di Jalan Nasional Bencana Bagi Pemotor

  TUBAN, Surya News - Pengendara Roda dua alias Pemotor senantiasa kudu mewaspadai jeglongan (jalan berlubang) di Jalan Nasional Babat - Tuban, tampak menganga di...