Lemtaki Dorong Polda Metro Jaya Periksa Pimpinan KPK, untuk Tuntaskan Kasus Firli

0
69
Edy Susilo

 

Suryanews Jakarta-Lembaga Transparansi Anggaran dan Anti Korupsi Indonesia (Lemtaki) mendorong Polda Metro Jaya melanjutkan proses penyidikan kasus dugaan pemerasan oleh Ketua KPK non-aktif Firli Bahuri dengan memeriksa semua unsur pimpinan KPK. Firli yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap Mantan Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo (SYL) tanggal 22 November lalu, mengajukan Praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Prosesnya jangan terhenti hanya karena Firli mengajukan Praperadilan di PN Jaksel. Penyidik bisa memanggil semua unsur pimpinan KPK untuk pendalaman dan pengembangan kasus tersebut,” kata Ketua Lemtaki Edy Susilo kepada media (1/12).

Menurut Edy, pimpinan KPK bersifat kolektif kolegial. Artinya, ketika ketua KPK melakukan tindakan tercela ada kemungkinan perbuatan tersebut tidak dilakukan sendiri. “Kalau perbuatan sekali mungkin personal, tetapi ketika itu berkali-kali maka ada kemungkinan kolektif, setidaknya bisa melibatkan yang lain,” ujarnya.

Belakangan pimpinan KPK melakukan banyak manuver dengan mengungkap ke media kasus-kasus bermasalah, kemudian dihubung-hubungkan dengan Kapolda Metro Jaya. “Ada gerakan perlawanan secara massif yang dilakukan. Untuk itu kita justru minta penyidik Polda Metro Jaya melanjutkan pemeriksaan siapa saja yang dianggap perlu, termasuk pimpinan KPK,” tegas Edy.

Lebih lanjut Edy menekankan, penyidik Polda Metro bisa mendalami setiap pembukaan kasus prematur oleh pimpinan KPK sebagai petunjuk baru. “Kami melihat kasus ini bisa berkembang ke banyak kasus lainnya.” ucapnya.

Karyoto yang sebelumnya menjabat Deputy Penindakan KPK 2021-2023 tentu paham betul kasus-kasus mana yang layak dinaikkan ke penyidikan namun tidak berjalan. Tentu ada peran-peran pihak tertentu yang menahan persoalan tersebut. Termasuk tidak dituntaskan beberapa kasus pada semua yang terlibat, padahal sudah ada yang divonis pengadilan tipikor.

“Ini adalah momentum pagi Polri untuk membuktikan bahwa mereka memiliki integritas dan independen dalam penegakan hukum. Kita support penuh Irjend Pol Karyoto menuntaskan kasus yang bukan tidak mungkin jadi mega korupsi,” tambah Edy.***