Beranda Hukum Lsm BPKPPD Kepri Akan Segera Geruduk Kajari Batam Menuntut Agar Semua Pelaku...

Lsm BPKPPD Kepri Akan Segera Geruduk Kajari Batam Menuntut Agar Semua Pelaku Dugaan Kasus 18 Proposal Fiktif Bansos Provinsi Kepri Segera Ditangkap !!!

Suryanews Batam Kepri – Badan pemantau kebijakan pendapatan pembangunan Daerah kepri Akan segera melakukan aksi Damai ke kejaksaan negeri Batam terkait 18 proposal fiktif senilai 1,9 milyar Rupiah

Kasus ini tidak boleh didiamkan begitu saja karena saya menduga ini ada kaitanya dengan pemenangan pada pilkada kepri 2020 dan modus ini bisa saja bukan kali ini saja terjadi.

Untuk itu kami bersama masyarakat batam akan menggelar aksi damai menuntut agar kejaksaan Tinggi kepri segera menangkap dan memenjarakan semua pelakunya

“aksi memang kami adakan di depan kantor graha kepri dan kantor kejari batam agar aksi kami biar disampaikan ke ke kejaksaan Tinggi Kepri , Semua pihak yang terlibat dalam kasus ini harus segera ditangkap dan dipenjarakan agar kasus yang sama tidak terjadi lagi tegasnya “,Edy Susilo Ketua BPKPPD Kepri (Minggu 6 Februari 2021)

Apalagi sudah ada pengakuan tertulis tertulis dari Ferza Nugra Lestari yang dibubuhi tanda tangan di atas materai 6.000.

Surat pernyataan tersebut dibuat di Tanjungpinang pada 30 Desember 2020. Ada empat poin pernyataan yang dimuat di dalam surat itu.

Dalam surat yang ditandatangani Ferza Nugra Lestari, ada empat pernyataan yang tercantum. Berikut bunyi pernyataannya!!!

1. Saya menyatakan benar menandatangani tanda tangan Kepala Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau atas beberapa Hibah:

2. Penanda tanganan tersebut atas perintah dan tekanan Saudara Z Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pada Badang Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi (BPKAD), Bahwa Z diperintahkan oleh Saudara AR dan TW Kabid pada BPKAD Provinsi Kepulauan Riau dengan mendatangi rumah saya:

3. Dengan pernyataan ini saya siap dikonprontasi kebenaran pernyataan ini.

4. Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa paksaan pihak manapun dan dinyatakan dalam keadaan sadar dan sehat wal afiat.
Demikian saya nyatakan dengan sebenarnya.

kasus dugaan korupsi dana bansos di Pemprov Kepri saat ini sedang mendapat sorotan dari publik. Dua lembaga penegak hukum yakni Kejati Kepri dan Polda Kepri pun kini tengah melakukan penyelidikan.

Informasi yang dihimpun, baik Kejati maupun Polda Kepri, sama-sama bergerak mengumpulkan bukti-bukti perihal 18 proposal fiktif terkait pencairan dana bansos di Pemprov Kepri.

Kejati Kepri bahkan dikabarkan sudah memintai keterangan sejumlah pihak yang dianggap mengetahui proses pencairan dana bansos tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Usai Divaksin Covid-19, Rudi: Semoga Ekonomi Batam Pulih

  BATAM, Surya News - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021). Usai divaksin, Rudi langsung menuju Kantor Wali...

BMKG Sambut Positif Sinergitas dengan SRPB JATIM

  SIDOARJO, Surya News - Pengurus Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Stasiun...

Nasabah Asuransi Bumiputera Sulit Dapatkan Haknya, Ditreskrimum POLDA Kepri Akan Lakukan Penyelidikan

BATAM, Surya News - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri akan menindak lanjuti permasalahan yang dialami oleh nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Adapun masalah...

Mengaji Kebencanaan Bersama Pembina Santana

  LAMONGAN, Surya News - Arisan Ilmu Nol Rupiah yang dihelat Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim kali ini bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber...

Wagub Jatim Tinjau Mosipena di Kantor BPBD Jatim

  SIDOARJO, Surya News - Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) rupanya menarik perhatian Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Sehari setelah Mosipena dioperasikan oleh relawan...