Beranda Hukum Proyek TPT Jembatan Nasional Kepet Tuban Ambruk, Ada Dugaan Tidak Sesuai Spesifikasi...

Proyek TPT Jembatan Nasional Kepet Tuban Ambruk, Ada Dugaan Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

Tuban, SURYANEWS.CO.ID – Proyek pengerjaan TPT (Tembok Penahan Tanah) Jembatan Nasional tepatnya berada di wilayah Desa Kepet Kabupaten Tuban Jawa Timur terjadi ambrol sepanjang 50 meter.
Selasa(22/09/20).

Proyek dengan menelan anggaran milyaran rupiah yang bersumber
dari APBN dirasa sangat merugikan Negara, pasalnya Tembok Penahan Tanah yang dikerjakan dan belum selesai sudah ambrol sepanjang 50 meter hal ini dimungkinkan minimnya pengawasan dan dugaan adanya sarat ketimpangan serta kechrangan dalam pelaksanaan teknis pengerjaanya.

Proyek paket duplikasi jembatan
Kepet Tuban KM 95+000 Surabaya Jawa Timur yang dikerjakan Kontraktor PT Sari Mas Indah Sejahtera yang namanya sudah populer, diketahui pada selasa malam bangunan TPT yang dikerjakan mengalami ambruk sepanjang 50 meter dan ironisnya tidak ada pekerja yang ada dilokasi proyek.

Hasil investigasi tim Redaksi SuryaNews dilokasi proyek, ditengarai kejadian
ambruknya bangunan TPT ( Tembok penahan tanah) Jembatan Nasional diduga kuat adalah menyiasati atas ukuran kedalaman galian untuk pondasi.

Begitu juga untuk ukuran campuran spesinya diduga 1pc;7ps disamping batu pasang yang digunakan kurang bersih dan rapipemasangannya hal ini seperti terlihat TPT yang masih berdiri saat disentuh tangan plesteranya muprul, hal tersebut dimungkinkan kurang bisa memperhatikan mutu bangunan dan dikerjakan asal – asalan.
(24/09/20).

Apa jadinya jika proyek yang didanai dari APBN dan notabene adalah hasil dari pungutan pajak yang masyarakat bayar, tetapi dipermainkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, hanya mementingkan dirinya . Masyarakat berhak untuk meminta pertanggung jawaban.

Hingga sampai berita ini ditayangkan,
Pelaksana proyek yang bernamaTotok saat dihubungi nomer telponnya terdengar nada panggil dan tidak diangkat. Begitu juga saat redaksi kirim pesan untuk konfirmasi juga tidak ada balasan. (Tim Investigasi SuryaNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Wali Kota Batam Kukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Lembata

BATAM, Surya News - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengukuhkan pengurus Kerukunan Keluarga Lembata (Kekal) Batam periode 2020-2024 di Hotel Aston, Minggu (7/3/2021). Dalam...

Breaking News : LSM BPKPPD Kepri Bersama Bright PLN Batam Sepakat Mengajukan Legal Opinion Kepada Kajati Kepri

  BATAM, Surya News - Berdasarkan kesepakatan antara LSM BPKPPD Kepri dan pihak Bright PLN Batam agar membawa masalah TV kabel ke Ranah Hukum. Selanjutnya mengajukan...

Usai Divaksin Covid-19, Rudi: Semoga Ekonomi Batam Pulih

  BATAM, Surya News - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021). Usai divaksin, Rudi langsung menuju Kantor Wali...

BMKG Sambut Positif Sinergitas dengan SRPB JATIM

  SIDOARJO, Surya News - Pengurus Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Stasiun...

Nasabah Asuransi Bumiputera Sulit Dapatkan Haknya, Ditreskrimum POLDA Kepri Akan Lakukan Penyelidikan

BATAM, Surya News - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri akan menindak lanjuti permasalahan yang dialami oleh nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Adapun masalah...