Beranda Politik Serap Aspirasi, Petani Badungsari Lamongan Ingin Sudetan Sungai

Serap Aspirasi, Petani Badungsari Lamongan Ingin Sudetan Sungai

Lamongan, SURYANEWS.CO.ID  – Anggota DPRD Jatim melakukan Serap aspirasi atau masa reses mulai tanggal 13 – 20 September 2020. Anggota DPRD Jatim Kodrat Sunyoto melakukan serap aspirasi di Kabupaten Lamongan. Dimana saat musim kemarau di Kabupaten Lamongan sangat berdampak pada sektor pertanian.

Para petani pun khawatir mengalami gagal panen. Pasalnya, Waduk Gondang yang biasa mengairi lahan  juga mengering, bahkan debit air turun drastis.

Keluhan ini diungkapkan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) di Desa Badungsari, Sukodadi, Lamongan kepada Anggota DPRD Jatim Dapil Lamongan-Gresik, Dr H Kodrat Sunyoto S.H., M.Si saat jaring aspirasi, Senin (14/9).

Ketua HIPPA Badungsari Lamongan, Sirin Rusdiyanto mengatakan bahwa selama ini wilayahnya selalu mengalami masalah air. Di musim kemarau kali ini pun debit air Waduk Gondang habis sejak bulan Agustus lalu sehingga tidak bisa mengairi ladang sawah.  “Kami sangat kesulitan mendapatkan air untuk mengairi ladang sawah sebesar 75 hektar ini. Karena hujan kemarin hanya sebagian yang bisa panen padi,” katanya.

Sirin yang juga mewakili petani di Lamongan ini sangat berharap kepada pemerintah untuk bisa mendapatkan air. Hal ini sangat dibutuhkan agar tidak mengalami gagal panen. “Jadi, saya mohon ada bantuan air,” ucapnya.

Pihaknya pun menyarankan untuk membuat sungai kecil (tersier) untuk mengairi sawah. “Dibuat semacam sistem penyudetan, air diambilkan dari sungai Brantas. Ini satu-satunya cara agar petani tidak sampai gagal panen,” imbuh Sirin.

Pihaknya tidak ingin ada pengeluaran tambahan di tengah wabah pandemi ini. Sebab, para petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk bisa mengairi sawah. “Untuk satu hektarnya itu, kami harus mengeluaekan biaya Rp 2 juta untuk 1 hektarnya. Kalau ada sudetan, biaya ini bisa kami gunakan untuk keperluan yang lain,” ujarnya.

Atas keluhan tersebut, Kodrat Sunyoto yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim ini membenarkan bahwa Waduk Gondang mengalami kekeringan. Hal itu membuat ladang pertanian warga tidak bisa teraliri air dan terancam gagal panen. “Masyarakat desa Badungsari ini memang benar-benar kesulitan air untuk pertanian,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi E DPRD Jatim ini pun menyarankan jalan salah satunya agar ladang pertanian bisa teraliri air yakni dari sungai Brantas. “Ini seharusnya bisa diambilkan dari sungai Brantas,” jelasnya.

Dalam kegiatan resesnya, Kodrat Sunyoto juga tak lupa mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun agar wabah pandemi Covid-19 bisa segera teratasi. (Red)

Sumber :  Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Jl. A. Yani 242 – 244, Surabaya. Telp (031) 8294608, Fax (031)8294517

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

BMKG Sambut Positif Sinergitas dengan SRPB JATIM

  SIDOARJO, Surya News - Pengurus Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Stasiun...

Nasabah Asuransi Bumiputera Sulit Dapatkan Haknya, Ditreskrimum POLDA Kepri Akan Lakukan Penyelidikan

BATAM, Surya News - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri akan menindak lanjuti permasalahan yang dialami oleh nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Adapun masalah...

Mengaji Kebencanaan Bersama Pembina Santana

  LAMONGAN, Surya News - Arisan Ilmu Nol Rupiah yang dihelat Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim kali ini bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber...

Wagub Jatim Tinjau Mosipena di Kantor BPBD Jatim

  SIDOARJO, Surya News - Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) rupanya menarik perhatian Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Sehari setelah Mosipena dioperasikan oleh relawan...

Polisi Bersenjata Kawal Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan

BINTAN, Surya News - Penggeledahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tak hanya menyasar Kantor Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Wilayah Bintan. Mereka juga menggeledah ruang...