Beranda Peristiwa Tiga Hari ke Depan, Pemkot Surabaya Gelar Razia Jam Malam Serentak

Tiga Hari ke Depan, Pemkot Surabaya Gelar Razia Jam Malam Serentak

Surabaya, SURYANEWS.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar razia jam malam serentak di 31 Kecamatan mulai Kamis 23 sampai Sabtu 25 Juli 2020.

Irvan Widyanto Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya mengatakan, razia jam malam ini adalah perwujudan pelaksanaan Pasal 25 huruf a pada Perwali Surabaya Nomor 33 Tahun 2020. Razia ini akan diikuti Linmas, Satpol PP, hingga jajaran TNI dan Polri.

“Operasi masif jam malam ini dilaksanakan serentak di 31 kecamatan mulai pukul 20.00 WIB,” kata Irvan di kantornya, Kamis (23/07/2020).

Bagi pelaku usaha yang melanggar, akan dikenai sanksi sesuai tahapan yang diatur dalam Pasal 34. Mulai pemberian sanksi administratif, penutupan, hingga pencabutan izin usaha.

Sementara itu, Eddy Christijanto Kepala Satpol PP Kota Surabaya menyatakan, pihaknya bersama jajaran selama tiga hari berturut-turut akan menyasar ke aktivitas usaha di seluruh Surabaya.

“Jadi tiga hari berturut-turut kita akan melakukan razia dengan sasaran utama aktivitas kegiatan malam, selain yang dikecualikan di Pasal 25A Perwali 33 Tahun 2020,” kata Eddy.

Eddy menjelaskan, nantinya Satpol PP akan melakukan razia di jalan-jalan protokol Surabaya. Sedangkan jajaran di kecamatan akan melaksanakan razia di wilayahnya masing-masing. Meski demikian, razia jam malam ini sebelumnya telah dilaksanakan secara parsial.

“Sebenarnya kita setiap hari sudah melakukan kegiatan razia itu secara parsial. Tapi tanggal 23 sampai 25 Juli itu kita akan lebih masif bergerak bersama, sehingga kita akan lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Bagi aktivitas usaha seperti warung atau cafe yang diketahui melanggar, akan langsung dilakukan penutupan. Sedangkan bagi pelaku usaha yang berhubungan dengan Dinas Perdagangan (Disdag) seperti minimarket akan diusulkan untuk evaluasi perizinan. Karenanya dalam razia ini pihaknya juga melibatkan Disdag dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya.

“Kalau usaha yang berkaitan dengan Dinas Perdagangan itu kita usulkan untuk evaluasi perizinan. Sedangkan untuk warung-warung atau cafe itu langsung kita tutup,” kata Eddy.

Dalam kegiatan razia ini, pihaknya juga melibatkan jajaran samping. Untuk petugas di kecamatan melibatkan jajaran Polsek dan Koramil. Sementara Satpol PP Pusat bakal melibatkan Polrestabes Surabaya dan Garnisun.

“Kalau di Satpol PP kita tetap melibatkan Polrestabes Surabaya dan Garnisun,” pungkasnya. (SSnet/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Edy Susilo : BPKPPD Kepri Minta PLN Batam Dan Aparat Tegas Memutus TV Kabel Di Tiang Listrik Milik Negara

Batam |Suryanews- Puluhan Lrmbaga Swadaya Masyarakat surati Kepolresta Barelang, Bright PLN, Kejakdaan dan Kominfo terkait pemamfaatan tiang listrik PLN Batam oleh pengusaha TV Kabel...

Bersama Wujudkan Kepri Yang Lebih Maju

  BATAM, Surya News - Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghadiri silaturahmi dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi di...

Di Bawah Pimpinan Rudi-Amsakar, Batam Ukir Prestasi Lagi

  BATAM, Surya News - Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali ukir prestasi. Kali ini, di bawah pimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad...

Banyaknya Lubang di Jalan Nasional Bencana Bagi Pemotor

  TUBAN, Surya News - Pengendara Roda dua alias Pemotor senantiasa kudu mewaspadai jeglongan (jalan berlubang) di Jalan Nasional Babat - Tuban, tampak menganga di...

Semestinya Swakelola Kok Disulap Jadi Kontraktual, BKD Provinsi Jatim di Bojonegoro

    BOJONEGORO, Surya News - Ini tentang sekelumit misteri Bantuan Keuangan Desa (BKD) yang bersumber dari keuangan APBD Provinsi Jatim yang mengalir ratusan miliar ke...