Beranda Peristiwa Warga Blora Gantung Diri Di Bojonegoro Diduga Reaktif Saat Rapid Test

Warga Blora Gantung Diri Di Bojonegoro Diduga Reaktif Saat Rapid Test

Bojonegoro, Suryanews.co.id —Suradi warga asal Blora, Jateng memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Diduga, pria 50 tahun itu mengakhiri hidupnya setelah mengetahui hasil rapid tes covid-19 menunjukkan raktif.

Mayat Suradi ditemukan warga di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Senin (1/6/2020) sore. Dugaannya, korban menggantungkan diri di rerumbunan pohon bamboo Desa Banjarsari. Butuh dua jam lebih petugas melakukan evakuasi, sebab di tempat kejadian perkara banyak terdapat duri pohon bamboo.

Saat evakuasi korban melibatkan beberapa tim. Di antaranya di tim dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro, BPBD, Tim Identifikasi Polres Bojonegoro, RSUD Bojonegoro, Puskesmas Trucuk, Polsek Trucuk, Koramil Trucuk dan pemerintah desa. Petugas yang melakukan evakuasi juga mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) standar covid-19.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro, dr Dyah Wheny saat dikonfirmasi membenarkan proses evakuasi mayat yang diduga bunuh diri itu petugas mengenakan APD lengkap. Alasannya, informasi yang dihimpun Tim Gugus Tugas Covid-19 Bojonegoro, sebelum mengakhiri hidupnya korban sempat memberitahu telah menjalani rapid tes, dan hasilnya reaktif.

“Kami belum tahu secara pasti apakah reaktfi atau tidak, dan sekarang saya baru koordinasi sama Tim Gugus Tugas Covid-19 Blora,” katanya.

Ditambahkan, meski belum bisa dipastikan, namun untuk berjaga-jaga petugas memilih mengenakan APD lengkap. Saat ini, jasad korban telah dimakamkan di desa setempat.

“Iya, prosesinya menggunakan APD lengkap standar covid-19,” paparnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun, awal mula penemuan mayat ini diketahui Kasrotan (53) dan Ridwan (35) warga setempat. Kedua saksi saat berkunjung ke kebun mencium bau busuk yang menyengat. Lantaran curiga kedua saksi lalu mencari sumber bau busuk tersebut. Kedua saksi akhirnya menemukan bau busuk itu bersumber dari mayat yang tergantung di rerumbunan pohon bambu.

Kemudian saya melaporkan kepada RT dan diteruskan kepada pihak berwajib,” jelas saksi Kasrotan (klikjtm/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Polisi Bersenjata Kawal Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan

BINTAN, Surya News - Penggeledahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tak hanya menyasar Kantor Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Wilayah Bintan. Mereka juga menggeledah ruang...

Edy Susilo : BPKPPD Kepri Minta PLN Batam Dan Aparat Tegas Memutus TV Kabel Di Tiang Listrik Milik Negara

Batam |Suryanews- Puluhan Lrmbaga Swadaya Masyarakat surati Kepolresta Barelang, Bright PLN, Kejakdaan dan Kominfo terkait pemamfaatan tiang listrik PLN Batam oleh pengusaha TV Kabel...

Bersama Wujudkan Kepri Yang Lebih Maju

  BATAM, Surya News - Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghadiri silaturahmi dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi di...

Di Bawah Pimpinan Rudi-Amsakar, Batam Ukir Prestasi Lagi

  BATAM, Surya News - Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali ukir prestasi. Kali ini, di bawah pimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad...

Banyaknya Lubang di Jalan Nasional Bencana Bagi Pemotor

  TUBAN, Surya News - Pengendara Roda dua alias Pemotor senantiasa kudu mewaspadai jeglongan (jalan berlubang) di Jalan Nasional Babat - Tuban, tampak menganga di...